Dulu Aku , dan emak tinggal di sebuah desa,
umurku saat itu kalau tak salah 15 tahun.
Biasanya saat bulan ramadhan emak tak
berpuasa, karna ia merasa tak sanggup ,
siang siang saat cuaca terik emak harus berjalan panas –panasan menuju
pabrik kapas yang jarak
nya lumayan jauh dari rumah .
meski terkadang emak ikut sama truk truk pasir yang terkadang lewat pabrik
kapas
Meski
begitu itu kadang , sering juga emak harus berjalan berkilo kilo meter untuk
sampai di pabrik kapas.
Sedangkan aku dirumah bertugas membersihkan
rumah dan menjaga warung kecil milik tetanggaku..
Biasanya pagi- pagi buta emak sudah berangkat sambil menenteng nasi yang
kubungkus dengan daun pisang,
Namun
berbeda dengan bulan ramadhan kali ini,
pagi pagi sebelum subuh tepat nya sebelum aku makan sahur emak sudah di dapur menyiapkan makanan untuk
sahur.
“ emak mau puasa ??” tanya ku pada emak yang
masih sibuk mengupas bawah merah yang ada ditangannya
Emak tak menjawab , namun perlahan ia
mengangguk
Senang nya hatiku, “apa gerangan yang membuat
emak mau berpuasa “ tanya ku dalam hati
“ mak aku bantu ya “ ucap ku ,menawarkan
bantuan
Perlahan emak mengangguk sambil menyodorkan 2
butir telur dan semangkok kosong,
“ mak koq mau puasa ?? sakit nya udah sembuh “
tanya ku memberanikan diri.
“ emak
udah tua , emak pingin masuk surga, kemarin emak baca buku agama kamu yang ada
di atas lemari” kata emak yang masih
konsen sama pekerjaan semula
“
buku,??” tanya ku
Oh ,,
aku baru ingat itu buku fikihyang kemarin siang aku pinjam dari ita teman
sekelasku.
“ memang nya di buku itu ada apa mak ??”
tanyaku penasaran ,secara nie ya aku belum baca sampe selesai
“ katanya orang berpuasa itu dapat pahala yang
berlipat, apa lagi di bulan ramadhan , apa lagi ada bonus pahala buat orang
yang memberi makan orang yang berbuka puasa “ ucap emak yang kini sedang mendadar telur
“ oh “ jawab ku , sambil berdiri mengambil
piring dan menaruh nya di tempat duduk bambu beralaskan tikar anyaman.
Di pagi
ini senang nya hatiku, allah memang mempunyai banyak cara memberi orang
hidayah...
0 komentar:
Posting Komentar