Selasa, 29 Oktober 2013

datang tak disangka



Dulu Aku , dan emak tinggal di sebuah desa, umurku saat itu kalau tak salah 15 tahun.
Biasanya saat bulan ramadhan emak tak berpuasa, karna ia merasa tak sanggup ,  siang siang saat cuaca terik emak harus berjalan panas –panasan menuju pabrik kapas  yang  jarak  nya lumayan  jauh dari rumah . meski terkadang emak ikut sama truk truk pasir yang terkadang lewat pabrik kapas
 Meski begitu itu kadang , sering juga emak harus berjalan berkilo kilo meter untuk sampai di pabrik kapas.
 Sedangkan aku dirumah bertugas membersihkan rumah dan menjaga warung kecil milik tetanggaku..
 Biasanya pagi- pagi buta emak  sudah berangkat sambil menenteng nasi yang kubungkus dengan daun pisang,
 Namun berbeda dengan  bulan ramadhan kali ini, pagi pagi sebelum subuh tepat nya sebelum aku makan sahur  emak sudah di dapur menyiapkan makanan untuk sahur.
“ emak mau puasa ??” tanya ku pada emak yang masih sibuk mengupas bawah merah yang ada ditangannya
Emak tak menjawab , namun perlahan ia mengangguk
Senang nya hatiku, “apa gerangan yang membuat emak mau berpuasa  “ tanya ku dalam  hati
“ mak aku bantu ya “ ucap ku ,menawarkan bantuan
Perlahan emak mengangguk sambil menyodorkan 2 butir telur dan semangkok kosong,
“ mak koq mau puasa ?? sakit nya udah sembuh “ tanya ku memberanikan diri.
  emak udah tua , emak pingin masuk surga, kemarin emak baca buku agama kamu yang ada di atas lemari”  kata emak yang masih konsen sama pekerjaan semula
  buku,??” tanya ku
 Oh ,, aku baru ingat itu buku fikihyang kemarin siang aku pinjam dari ita teman sekelasku.
“ memang nya di buku itu ada apa mak ??” tanyaku penasaran ,secara nie ya aku belum baca sampe selesai
“ katanya orang berpuasa itu dapat pahala yang berlipat, apa lagi di bulan ramadhan , apa lagi ada bonus pahala buat orang yang memberi makan orang yang berbuka puasa “ ucap emak  yang kini sedang mendadar telur
“ oh “ jawab ku , sambil berdiri mengambil piring dan menaruh nya di tempat duduk bambu beralaskan tikar anyaman.
 Di pagi ini senang nya hatiku, allah memang mempunyai banyak cara memberi orang hidayah...


About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar


iklan

 

Copyright © Afifah Atthahirah . All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com