Anak kucing
“ meong ,,,meong “ terdengar suara anak kucing
dari arah dapur, ingin rasa nya aku mengambilnya dan membawanya ke teras depan
namun belum sempat ku niat utarakan
suara batin mengingatb kan ku dengan apa yang pernah terjadi, ya banyak anak
kucing yang mati saat ku pelihara, entah aku tak tahu mengapa, setiap hari aku
beri makan anak kucing itu dengan ikan laut kemarind, + aku memberinya susu
indomilk, apa yang salah coba koq mereka bisa meninggal, pikirku ku dahulu ya wajarlah anak umur 5 tahun belum
terlalu tau hal beginian.
Disaat aku masih kecil akusangat suka sekali
dengan kucing, bulunya yang halus dan imut, biasanya setiap aku melihat anak
kucing aku selalu berusaha mengejarnya dan berhasil ku dapat 3 ekor anak kucing
berukuran20 cm, seingatku
Pernah aku berfikir “ tega nian si ibu kucing
ninggalin anak nya sendiri di semak semak rumput ilalang
Kembali teringatkata umi ku dulu, “ ibu kucing
itu meninggalkan anaknya kalau ia telah selesai menyusui , ibu kucing setelahya
menyusui juga tidak langsung pergi, sayang. Adek tau gak ngapain??” tanya ummi
kepadaku
“ gak tau ummi” jawab ku polos
“ jadi ibu kucing setelah menyusui ,
membersihkan anak anak nya , tau gak pakai apa??” tanya ummi lagi
“ pakai sabun biar bersih “ jawab ku waktu itu
“ hahaha, kamu ini ada ada aja, salah itu
jawaban adek, “ ucapnya lagi
“ lah,, koq bisa ummi??” tanya ku mulai
penasaran
“ yaiya salah dong dek, ibu kucing itu di
lidah nya mempunyai anti biotik, jadi bisa membunuh kuman “ ucapnya menjelaskan
“ jadi kalau pakai lidah berarti , ibu kucing
nya jilatin anak nya dong mi “ ucapku mengira ngira
“ iya bener nak, kamu pinter “ puji umi
“ oh iya mi tapi koq di tv ada umi yang tega
buang anaknya sih??” tanyaku lagi
Sesaat umi ku menunduk, mungkin kah ia
bersedih tapi mengapa ???
Tanyaku dalam hati
Namun tak berapa lama umi ku mulai
menegadahkan kembali kepalanya
“ ummi kenapa ??” tanya ku
“ gak kenapa kenapa koq sayang” ucapnya
“ coba kamu pikirkan mana lebih pintar manusia
/ hewan” tanya nya
“ manusia lah mi, itu B.J.HABIBIE bisa
terbang” balasku
“ 100, buat adek “ ucapnya smabil tersenyum
“ tapi kenapa ya ada umi yang tega buang anaknya, padahal dia itukan
manusia”
“ hmm.. kenapa ya?? mungkin mereka gak punya
iman dek, mereka mungkin gak yakin kalau allah itu ada buat hamba hambanya,”
jawab umi ku sedikit agak panjang lebar
“ tapi umi jangan jadi ibu kucing ya ??”
ucapku
“ knapa ibu kucing kan baik “ ucanya lagi
sambil membelai rambut ku
“ aku gak mau ditinggal sama umi” jawabku
sambil tersenyum
“ nak, kalau pun umi ninggalin kamu, umi berharap
kamu bisa jadi anak yang sholehah, jaga adik adikmu,jangan bertengkar sama
abang mu, doakan umi biar umi senang disana ,ya “ ucapnya
Kenalkan namaku afifah atthahiroh lahir di
singaraja 20-11-1998
Nama facebook ku : Afifah Atthahiroh, Afifah aththiroh
Nama twitter ku : @Ifah_999
Oh iya
ini pengalaman ku, cerita ini ku
buat untuk mengenang Alm. Umi ku yang meninggal pada tanggal 08-06-2013.
Trimakasih sebelumnya
0 komentar:
Posting Komentar