Senin, 28 Oktober 2013

Siomay Goreng




Sindhi adalah dengan postur tubuh ideal , ia sangat suka dengan siomay goreng buatan bu uci.
Sekali beli ia bisa menghabiskan 3 buah siomay sekaligus, ,
“teeeeeeeeetttt,,,,teeeetttt” bunyi  bel tanda istirahat pun berbunyi  ia segera bergegas keluar kelas  dan pergi menuju kantin, sesampainya di kantin ia langsung berbaris memanjang membentuk antrian dengan  dua bagian ada bagian kanan dan ada bagian kiri .
 “ aduh semoga aja gak kehabisan “ gumam nya dalam hati sambil sesekali ia memperhatikan penampam berisi siomay..
Perlahan lahan sindhi mulai mendekati penampang  berisi siomay itu..
“ mau beli apa shin ???” tanya bu uci
“ beli siomay 3 bu “ jawab sindhi sambil mengambil tekor (wadah jajan dari kertas nasi berbentuk corong )  dan memberikan nya ke bu uci ..
sambil menunggu  siomay goerng nya matang ia menunggu sambil melirik ke kiri , ia melihat anak sesusia nya cemberut
“kamu kenapa ??” tanya sindhi kepada anak itu
“aku juga mau beli sosis goreng tapi udah kakak beli “ balasnya
“ kasian banget dia , tapi kalau satu aku kasih ke dia aku Cuma makan 2 siomay dong??? “ runtuknya dalam hati, ia bimbang
“ shin pakai saos manis apa pedas “ tanya bu uci dengan 3 siomay ditangan nya ,
“ bu , satu siomay nya kasih ke dia aja , saya beli dua aja , pedes manis”  jawabnya panjang
“ oh , ini “ kata bu uci sambil menyodorkan tekor berisi 2 siomay pesanan nya
Setelah membayar sindhi langsung mencari tempat duduk  yang nyaman
“ ini dek “ kata bu uci sambil menyerahkan siomay goreng ke anak  tersebut
Setelah mengambil air aqua kemasan  anak itu langsung pergi membayar

 “ boleh duduk disini kak ? “ tanya seorang anak kepada sindhi
“ boleh koq” jawab sindhin sambil menghabiskan makanannya
“ eh kamu anak yang tadi kan? “ tanya sindhi sambil melipat –lipat tekor
 Anak itu mengangguk,
“ eh bentar dulu ya aku mau cuci tangan dulu , aku titip air minumnya “ kata sindhi yang sesudah menyelesaikan kata kata nya sambil ngibrit ke kamar mandi
Detik berganti menit namun sindhi belum juga kembali  hingga bunyi bel masuk pun berbunyi
“ eh maaf ya kelamaan nunggu, tadi ada sesuatu “ kata sindhi sambil menyeruput sedikit demi sedikit air aquanya yang kini sudah tidak dingin lagi
“ iya gak papa, oh iya nanti sore bisakan kerumah ku “ tanya sambil menyodorkan secarik kertas ke arah sindhi
Sindhi pun mengangguk ,
“ oh iya nama ku alyssa  panggil aja lyssa “ ujarnnya
“ salam kenal , nama aku sindhi “ sambil tersenyum kearah lyssa
“ shin aku ke kelas dulu ya , udah bel masuk nih “ kata lyssa
“ eh iya aku juga “ kata sindhi
Mereka pun kembali kekelas masing –masing,  sindhi di kelas IX  A dan lyssa ke kelaa IX B
 Selama pelajaran berlangsung entah mengapa sindhi senyum senyum gak jelas , entah apa yang ia pikirkan , ia tak fokus dengan penjelasan bu wina , bu wina menjelas kan materi tentang PPKN  ya maklum lah sindhi kan paling gak suka PPKN , dia suka pelajaran Bahasa indonesia ...
“ anak anak , tolong di catat “ kata bu wina sambil menjelaskan bla bla bla bla ....
Anak anak pun segera mencatat termasuk juga sindhi, meski dengan berat hati namun ia yakin suatu saat nanti ilmu yang ia tulis kin akan berguna di masa mendatang
                                                                    ******
 Sore harinya sindhi sudah siap siap , ia memakai baju  kotak kotak bewarna coklat  dengan bordiran di bagian bawahnya di tambah celana putih dengan jilbab  bewarna  cream
Ia tampil cantik sore ini , ia segera bergegas mencari alamat rumah lyssa
Beruntung rumah lyssa tidak terlalu jauh dengan rumah nya , ia di blok M lyssa di blok N
“ shindi “ panggil sesorang dari arah depan sambil melambai lambaikan tangannya
“ lyssa “ ujar sindhi sambil mendekat kearah lyssa
“ mereka pun berjalan menyusuri jalan raya yang tidak terlalu ramai dan sepi ...
Kini sidhi telah sampai di rumah lyssa , rumahnya di pinggir jalan , rumah nya besar dan luas
Sindhi senang bisa masuk kerumah lyssa  apalagi di dalam  ruang tamunya  ada aquarium  berisi ikan ikan yang cantik dan lucu-lucu
Sindhi pun  dipersilahkan duduk ,
“ shin mau minum apa “ tanya lyssa sambil membuka kulkas di samping sofa ...
“ sore sore gini enaknya minum teh pucuk harum “ balasnya
“ nih, silahkan diminum“ kata lyssa sambil   menyerahkan  segelas teh  lemon dingin ke arah sindhi
Sindhi pun langsung meminum  segelas teh lemon itu hingga tinggal setengah
‘ makasi “ kata sindhi  sambil menaruh gelas tehnya   di atas meja
“ oh iya lupa , bentar ya “ kata lyssa sambil pergi meninggalkan sindhi sendiri diruang tamu
“ nie untuk  kamu “  kata lyssa yang baru saja datang dari arah depan sindhi sambil memberikan  kalung bertuliskan “ BEST””   kepada sindhi
“ sindhi pun menerima nya dengan senang ,
“Aku pakai yang  ini ya “ kata lyssa sambil menunjukkan kalung yang  satu lagi dengan tulisan
“ friend “
 Detik berganti menit , menit berganti jam  mereka  semakin  akrab,
“ oh iya sampai lupa, aku kan bawa siomay goreng , kamu mau ?“  kata sindhi sambil menawar kan kepada lyssa  pun segera mengangguk dan pergi mengambil piring.
Mereka  makan siomay sambil menonton  film narnia di ruang keluarga.





About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar


iklan

 

Copyright © Afifah Atthahirah . All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com