Sindhi adalah dengan postur tubuh ideal , ia
sangat suka dengan siomay goreng buatan bu uci.
Sekali beli ia bisa menghabiskan 3 buah siomay
sekaligus, ,
“teeeeeeeeetttt,,,,teeeetttt” bunyi bel tanda istirahat pun berbunyi ia segera bergegas keluar kelas dan pergi menuju kantin, sesampainya di
kantin ia langsung berbaris memanjang membentuk antrian dengan dua bagian ada bagian kanan dan ada bagian
kiri .
“ aduh
semoga aja gak kehabisan “ gumam nya dalam hati sambil sesekali ia memperhatikan
penampam berisi siomay..
Perlahan lahan sindhi mulai mendekati
penampang berisi siomay itu..
“ mau beli apa shin ???” tanya bu uci
“ beli siomay 3 bu “ jawab sindhi sambil
mengambil tekor (wadah jajan dari kertas nasi berbentuk corong ) dan memberikan nya ke bu uci ..
sambil menunggu siomay goerng nya matang ia menunggu sambil
melirik ke kiri , ia melihat anak sesusia nya cemberut
“kamu kenapa ??” tanya sindhi kepada anak itu
“aku juga mau beli sosis goreng tapi udah
kakak beli “ balasnya
“ kasian banget dia , tapi kalau satu aku
kasih ke dia aku Cuma makan 2 siomay dong??? “ runtuknya dalam hati, ia bimbang
“ shin pakai saos manis apa pedas “ tanya bu
uci dengan 3 siomay ditangan nya ,
“ bu , satu siomay nya kasih ke dia aja , saya
beli dua aja , pedes manis” jawabnya
panjang
“ oh , ini “ kata bu uci sambil menyodorkan
tekor berisi 2 siomay pesanan nya
Setelah membayar sindhi langsung mencari
tempat duduk yang nyaman
“ ini dek “ kata bu uci sambil menyerahkan
siomay goreng ke anak tersebut
Setelah mengambil air aqua kemasan anak itu langsung pergi membayar
“ boleh
duduk disini kak ? “ tanya seorang anak kepada sindhi
“ boleh koq” jawab sindhin sambil menghabiskan
makanannya
“ eh kamu anak yang tadi kan? “ tanya sindhi
sambil melipat –lipat tekor
Anak
itu mengangguk,
“ eh bentar dulu ya aku mau cuci tangan dulu ,
aku titip air minumnya “ kata sindhi yang sesudah menyelesaikan kata kata nya
sambil ngibrit ke kamar mandi
Detik berganti menit namun sindhi belum juga
kembali hingga bunyi bel masuk pun
berbunyi
“ eh maaf ya kelamaan nunggu, tadi ada sesuatu
“ kata sindhi sambil menyeruput sedikit demi sedikit air aquanya yang kini
sudah tidak dingin lagi
“ iya gak papa, oh iya nanti sore bisakan
kerumah ku “ tanya sambil menyodorkan secarik kertas ke arah sindhi
Sindhi pun mengangguk ,
“ oh iya nama ku alyssa panggil aja lyssa “ ujarnnya
“ salam kenal , nama aku sindhi “ sambil
tersenyum kearah lyssa
“ shin aku ke kelas dulu ya , udah bel masuk
nih “ kata lyssa
“ eh iya aku juga “ kata sindhi
Mereka pun kembali kekelas masing –masing, sindhi di kelas IX A dan lyssa ke kelaa IX B
Selama
pelajaran berlangsung entah mengapa sindhi senyum senyum gak jelas , entah apa
yang ia pikirkan , ia tak fokus dengan penjelasan bu wina , bu wina menjelas
kan materi tentang PPKN ya maklum lah
sindhi kan paling gak suka PPKN , dia suka pelajaran Bahasa indonesia ...
“ anak anak , tolong di catat “ kata bu wina
sambil menjelaskan bla bla bla bla ....
Anak anak pun segera mencatat termasuk juga
sindhi, meski dengan berat hati namun ia yakin suatu saat nanti ilmu yang ia
tulis kin akan berguna di masa mendatang
******
Sore
harinya sindhi sudah siap siap , ia memakai baju kotak kotak bewarna coklat dengan bordiran di bagian bawahnya di tambah
celana putih dengan jilbab bewarna cream
Ia tampil cantik sore ini , ia segera bergegas
mencari alamat rumah lyssa
Beruntung rumah lyssa tidak terlalu jauh
dengan rumah nya , ia di blok M lyssa di blok N
“ shindi “ panggil sesorang dari arah depan
sambil melambai lambaikan tangannya
“ lyssa “ ujar sindhi sambil mendekat kearah
lyssa
“ mereka pun berjalan menyusuri jalan raya
yang tidak terlalu ramai dan sepi ...
Kini sidhi telah sampai di rumah lyssa ,
rumahnya di pinggir jalan , rumah nya besar dan luas
Sindhi senang bisa masuk kerumah lyssa apalagi di dalam ruang tamunya
ada aquarium berisi ikan ikan
yang cantik dan lucu-lucu
Sindhi pun
dipersilahkan duduk ,
“ shin mau minum apa “ tanya lyssa sambil
membuka kulkas di samping sofa ...
“ sore sore gini enaknya minum teh pucuk harum
“ balasnya
“ nih, silahkan diminum“ kata lyssa
sambil menyerahkan segelas teh
lemon dingin ke arah sindhi
Sindhi pun langsung meminum segelas teh lemon itu hingga tinggal setengah
‘ makasi “ kata sindhi sambil menaruh gelas tehnya di atas meja
“ oh iya lupa , bentar ya “ kata lyssa sambil
pergi meninggalkan sindhi sendiri diruang tamu
“ nie untuk
kamu “ kata lyssa yang baru saja
datang dari arah depan sindhi sambil memberikan
kalung bertuliskan “ BEST”” kepada sindhi
“ sindhi pun menerima nya dengan senang ,
“Aku pakai yang ini ya “ kata lyssa sambil menunjukkan kalung
yang satu lagi dengan tulisan
“ friend “
Detik
berganti menit , menit berganti jam
mereka semakin akrab,
“ oh iya sampai lupa, aku kan bawa siomay
goreng , kamu mau ?“ kata sindhi sambil
menawar kan kepada lyssa pun segera
mengangguk dan pergi mengambil piring.
Mereka
makan siomay sambil menonton film
narnia di ruang keluarga.
0 komentar:
Posting Komentar