Ia adalah sosok Pendiri dan Pemimpin Spiritual Gerakan
HAMAS, Syeikh Akhmad di lahirkan pada
1938 di kampung Al –Joura, disisi selatan kawasan Al Majdal. Pada usia 10 tahun
ia harus menjadi pengungsi (Perang Arab-Israel I , 1948 ) lalu tinggal di
jourat-shams,masih di kawasan Gaza.
Tidak begitu jelas jenjang pendidikan yang ia dalami, tapi kemudian
Syeikh Akhmad menjadi seorang pengajar disebuah sekolah. Dan dari sanalah bakat
oratornya mulai berkembang, ia sering mengisi ceramah di mesjid, dan bahkan ia
temasuk tokoh panggung yang sangat luar biasa. Pidato –pidato nya yang
mencengangkan dan mampu membangkitkan semangat juang rakyat jelata. Apalagi
setelah ia menjabat sebagai kepala Mujama’ al –islami, lembaga pendidikan
tempatnya meniti karir.
Israel pernah kewalahan dib tahun 1987, ketika tengah
menghadapi gerakan pemuda – pemuda palestina yang nekad dan berani mati. Itu
semua di yakini merupakan hasil dari sentuhan Syeikh Yassin, karenanya pada
18 Mei 1989,ulama karismatis, bapak dari
11 anak itu kemudian ditangkap dengan alasan Syeikh Akhmad terlibat dalam
pembunuhan seorang tentara israel , dan mendatangi terorisme. Bersamanya
ditangkapi juga banyak pemuda Palestina.
Pada usia nya 50-an saat itu, tentu saja fisiknya Syeikh
Yassin masih segar bugar. Tetapi begitu ia dimasukkan kedalam sel tahanan, ia
langsung mendapat siksaan yang amat kejam dan berat. Syeikh Yassin keluar dari
tahanan dalam keadaan Lumpuh. Bagaimana
Tidak ??
Hari pertama ia sudah mendapatkan banyak luka lebam di
dadanya karena berbagai macam pukulan,
Lalu selama 4 hari ia di dudukkan di kursi kayu tanpa boleh tidur sama sekali.
Ia berkali – kali terjatuh karena kelelahan dan beratnya siksaan. Sampai
lupa berapa kali harus bangun kembali
.Tiga serdadu terus mengawasi nya dan bertanggung jawab untuk menahannya dari
tidur, sekalipun hanya sekejap, sampai akhirnya Syeikh Yassin terjatuh dan
Pingsan pada hari ke empat, baru setelah siuman, dokter membolehkannya untuk
tidur. Saat itu kakinya telah bengkak dan kondisi kesehatannya sudah semakin
tidak karuan.
Syeikh Akhmad di pindahkan dari penjara Ramallah, pada hari
kesembilan. Di saat kesehatannya benar-benar kritis, disana ia di isolasi dalam
sebuah sel sendiri. Padahal di blok ittu begitu banyak pemuda hamas yang juga
ditahan. Sampai – sampai muncul sebuah sebutan “Departemen Hamas “ disana.
Syeikh Yassin tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan Mereka.
Sekembali nya dari penjara, Syeikh Yassi n langsung
menunjukkan semangatnya yang tak pernah padam dan selalu konsisten. Ia
menyatakan gencatan senjata sementara dengan Israel bisa dilakukan, asalkan
Netanyahu menarik pasukannya dari tepi barat dan membongkar pemukiman yahudi
yang telah dan sedang dibangunnya. Perundingan itu bisa dilakukan atas nama
pemerintahan Otonomi Palestina. Tetapi tawaran itu di tolak oleh pihak israel, selain mustahil, juga dengan pertimbangan,
penerimaan berarti pengakuan terhadap eksistensi , Hamas sebagai wakil
Palestina. Padahal hingga sekarang
Israel hanya mengakui LPO sebagai satu – satunya wakil palestina..
Jadi nampaknya Syeikh Yassin harus kembali menggunakan
Kharisma nya untuk mengorbankan perjuangan hingga titik darah penghabisan dari
jiwa muslim pemuda Palestina...
Allahu akbar.....
0 komentar:
Posting Komentar