Sabtu, 13 September 2014

Syeikh Ahkmad Yassin... sang Pejuang Luar Dalam......





Ia adalah sosok Pendiri dan Pemimpin Spiritual Gerakan HAMAS,  Syeikh Akhmad di lahirkan pada 1938 di kampung Al –Joura, disisi selatan kawasan Al Majdal. Pada usia 10 tahun ia harus menjadi pengungsi (Perang Arab-Israel I , 1948 ) lalu tinggal di jourat-shams,masih di kawasan Gaza.  Tidak begitu jelas jenjang pendidikan yang ia dalami, tapi kemudian Syeikh Akhmad menjadi seorang pengajar disebuah sekolah. Dan dari sanalah bakat oratornya mulai berkembang, ia sering mengisi ceramah di mesjid, dan bahkan ia temasuk tokoh panggung yang sangat luar biasa. Pidato –pidato nya yang mencengangkan dan mampu membangkitkan semangat juang rakyat jelata. Apalagi setelah ia menjabat sebagai kepala Mujama’ al –islami, lembaga pendidikan tempatnya meniti karir.
Israel pernah kewalahan dib tahun 1987, ketika tengah menghadapi gerakan pemuda – pemuda palestina yang nekad dan berani mati. Itu semua di yakini merupakan hasil dari sentuhan Syeikh Yassin, karenanya pada 18  Mei 1989,ulama karismatis, bapak dari 11 anak itu kemudian ditangkap dengan alasan Syeikh Akhmad terlibat dalam pembunuhan seorang tentara israel , dan mendatangi terorisme. Bersamanya ditangkapi juga banyak pemuda Palestina.
Pada usia nya 50-an saat itu, tentu saja fisiknya Syeikh Yassin masih segar bugar. Tetapi begitu ia dimasukkan kedalam sel tahanan, ia langsung mendapat siksaan yang amat kejam dan berat. Syeikh Yassin keluar dari tahanan dalam keadaan Lumpuh.  Bagaimana Tidak ??
Hari pertama ia sudah mendapatkan banyak luka lebam di dadanya  karena berbagai macam pukulan, Lalu selama 4 hari ia di dudukkan di kursi kayu tanpa boleh tidur sama sekali. Ia berkali – kali terjatuh karena kelelahan dan beratnya siksaan. Sampai lupa  berapa kali harus bangun kembali .Tiga serdadu terus mengawasi nya dan bertanggung jawab untuk menahannya dari tidur, sekalipun hanya sekejap, sampai akhirnya Syeikh Yassin terjatuh dan Pingsan pada hari ke empat, baru setelah siuman, dokter membolehkannya untuk tidur. Saat itu kakinya telah bengkak dan kondisi kesehatannya sudah semakin tidak karuan.
Syeikh Akhmad di pindahkan dari penjara Ramallah, pada hari kesembilan. Di saat kesehatannya benar-benar kritis, disana ia di isolasi dalam sebuah sel sendiri. Padahal di blok ittu begitu banyak pemuda hamas yang juga ditahan. Sampai – sampai muncul sebuah sebutan “Departemen Hamas “ disana. Syeikh Yassin tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan Mereka.
Sekembali nya dari penjara, Syeikh Yassi n langsung menunjukkan semangatnya yang tak pernah padam dan selalu konsisten. Ia menyatakan gencatan senjata sementara dengan Israel bisa dilakukan, asalkan Netanyahu menarik pasukannya dari tepi barat dan membongkar pemukiman yahudi yang telah dan sedang dibangunnya. Perundingan itu bisa dilakukan atas nama pemerintahan Otonomi Palestina. Tetapi tawaran itu di tolak oleh pihak israel,  selain mustahil, juga dengan pertimbangan, penerimaan berarti pengakuan terhadap eksistensi , Hamas sebagai wakil Palestina.  Padahal hingga sekarang Israel hanya mengakui LPO sebagai satu – satunya wakil palestina..
Jadi nampaknya Syeikh Yassin harus kembali menggunakan Kharisma nya untuk mengorbankan perjuangan hingga titik darah penghabisan dari jiwa muslim pemuda Palestina...
 Allahu akbar.....  

About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar


iklan

 

Copyright © Afifah Atthahirah . All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com