Sabtu, 08 November 2014

Wisata Halal, Bagaimana ???

Assalamu'alaikum, kawan - kawan ?
Berapa kali dalam setahun Kawan – kawan sekeluarga  Pergi Berwisata ??
Tentu Mungkin lebih dari 1 kali bukan ??
Jika melihat di Kalender , Juli –Juni, idul fitri, idul adha, tahun baru dan hari hari lainnya merupakan  waktu cuti bersama, yang dimana, penjualan ticket di tempat pariwisata selalu habis terjual. Atau mungkin liburan kita isi dengan mengunjungi kerabat, berwisata di luar maupun dalam negri.
Biasanya sebelum merancang liburan, Umumnya 2 hal yang kita pertimbangkan.
2 hal tersebut adalah Dana dan segala pernak – Perniknya ( booking ticket, hotel dll)
Tapi sudahkan kita merencanakan kegiatan itu sesuai dengan kaidah berwisata yang Halal ??
Kaidah berwisata halal merujuk kepada 2 dalil yaitu :
QS.AL Ankabut 20 Dan QS An-Nahl 36 tentang Perintah untuk berjalan – jalan di Bumi Allah , Melihat Ciptaan Nya.
Selain itu kita juga dapat mengacu pada kaidah Ushul Fiqh bahwa segala sesuatu hukumnya boleh kecuali ada ketentuan  yang mengharamkannya , Artinya adalah Melakukan Perjalanan wisata pada dasarnya Halal dan Boleh,Lalu apa yang dapat membuat rencana perjalanan wisata kita menjadi Haram ?
Ketentuan Pertama :
Berdasarkan Hadist Qudsi yang pertama, Segala Perbuatan tergantung pada Niat Kita, bila niat berwisata kita dalamn rangka beribadah kepada Allah, spt menyambung tali silahturahmi, mentdaburi alam CiptaanNya, atau Mungkin mengenal suatu tabiat budaya masyarakat yang di kunjungi , maka altivitasnya wisata itu terbilang boleh dan bahkan memiliki niat ibadah di Sisi  Allah.
Namun, apabila Niat kita berwisata adalah sekadar Cuci Mata, berbelanja dengan boros demi status atau Gengsi , bermaksiat dengan lawan Jenis, maka kegiatan wisata itu di larang dalam Islam.

Ketentuan Ke dua :
Merujuk pada kehalalan sumber dan penggunaan Dana  untuk melakukan kegiatan wisata tersebut, Sebagai Muslim/ah tentu kita ingin bahwa segala Aktivitas kita mendapat nilai ibadah di mata Allah, bukan ? dan salah satu syaratnya adalah “ Harta yang Halal “
Selain itu juga kita juga harus Cermat, apa kah harta yang di belanjakan itu membawa mudharat atau manfaaat, Sering kita terbawa suasana, “Kalap”  membeli segala sesuatu yang sebetulnya barang tersebut sedang tidak kita butuhkan, perhatikan betul betul sumber- sumber dan penggunaan dana yang akan kita pakai, agar aktivitas wisata kita tidak terjerumus kedalam hal yang Haram.
Islam mengarahkan pemeluknya untuk menjalankan  seluruh bagian kehidupannya dengan baik, J termasuk dalam hal ini ,Berwisata. Jadi , mari kita rancang aktivitas berwisata yang Halal.  Wassalam , salam Travelerss 

About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar


iklan

 

Copyright © Afifah Atthahirah . All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com